Ayah Tiri Ku Mengentot Aku

Jack adalah ayah tiri ku. Dia bertemu dengan ibuku sekitar 3 tahun setelah kedua orang tua ku menyelesaikan perceraian mereka. Dia adalah orang yang kaya dan memperlakukan ku layaknya seorang puteri, dan hanya dengan sebuah senyuman, aku bisa mendapatkan apapun yang aku inginkan.

Sambil berdiri di dapur, aku mengamati Jack mendatangi ibuku dari belakang lalu meremas pantatnya yang besar. Ibuku tentu saja mengeluarkan tawa genitnya dan mulai meraba-raba selangkangan Jack.

Ada sesuatu tentang ayah tiri ku yang tidak diketahui oleh orang lain kecuali diri ku. Aku menemukan bahwa dia memiliki rahasia kecil yang dijaganya dengan ketat.
Rahasianya itu baru aku ketahui saat aku harus mengantarkan ponselnya yang tertinggal di dapur ke kantornya, saat itulah aku mengetahuinya.

Saat itu aku melihat sekretarisnya sedang menunduk di meja ayah ku, dengan celana dalamnya berada hampir di sekitar pergelangan kakinya.

Sebelumnya aku tidak pernah mendatangi kantor ayahku karena biasanya aku selalu berada dirumah saat malam, tapi dengan mengantarkan ponselnya itu telah membuka mata ku terhadap rahasia kecil yang dia sembunyikan.
Untuk beberapa alasan, aku tidak bisa mengontrol diri ku untuk menatap mereka, dan aku tidak mampu memalingkan wajah ku dan terus mengawasi mereka, aku tahu ada sesuatu tentang Jack, ayah tiri ku yang tampan itu.

Cara dia mengayunkan pinggulnya maju mundur itu begitu ahli dan kontolnya tampak menusuk hingga jauh ke dalam memek sekretarisnya.

Aku memang baru berusia 19 tahun, tapi aku sangat ingin mengentot ayah tiri ku yang usianya jauh lebih tua dari ku itu, dan aku tidak akan berhenti sampai aku mendapatkan apa yang aku inginkan.
Orang-orang mungkin mengira kalau aku cuma tertarik dengan uangnya, tapi bukan itu yang aku inginkan, aku menginginkan Jack.

Jangan salah menilai ku, Jack memang selalu memberikan apapun yang aku minta tapi uangnya tidak akan mampu menutup mulut ku kali ini, aku menginginkan apa yang di dapat oleh sekretarisnya itu. Bukan, aku bukanlah seorang gadis yang manja, aku cuma menginginkan apa yang aku inginkan.

Malam ini adalah perayaan ulang tahun ku yang ke 19 dan aku sudah siap. Semua orang datang, aku sudah mengatur sebuah pesta yang besar. Aku harus memberikan penampilan yang terbaik, jadi aku mengajak beberapa teman baik ku untuk pergi ke salon.

Ini adalah hari ulang tahun ku dan aku sudah berjanji pada diri ku bahwa aku akan melakukannya malam ini. Aku akan menggoda ayah tiri ku dan dia harus menuruti kemauan ku karena jika tidak maka aku akan menceritakan rahasianya di depan semua orang, dan aku yakin dia tidak mau itu terjadi, aku sangat yakin.
Aku merasa gugup, aku ini masih perawan tapi itu tidak akan menghentikan ku. Ayah tiri ku itulah yang akan membuka keperawanan ku dan dia harus menyetujui itu, lagi pula akan lebih baik jika keperawanan ku itu aku berikan pada orang yang aku percayai, dari pada memberikannya kepada orang yang tidak aku kenal.

Aku akan menyeret ayah tiri ku ke tempat tidur dan melepaskan semua pakaiannya, tidak peduli apakah dia siap atau tidak. Aku meminta Jack untuk membawa ku ke toko guna membeli berbagai keperluan, ini adalah untuk membuat rencana ku berjalan.

Aku menggodanya di sepanjang perjalanan dan berjalan di depannya dengan sikap yang seksi, menggoyang-goyangkan pinggul ku. Sambil tersenyum pada Jack, aku tahu dia juga memikirkan aku dengan cara yang berbeda dibanding hanya sekedar sebagai seorang putri tiri.

Dengan mengenakan celana jeans yang ketat dan atasan yang sangat minim, Jack tidak mungkin bisa menolak godaan itu. Aku sudah membawa sebuah lolipop dari toko itu dan menggunakannya untuk mulai menggoda Jack.
Aku mulai menghisap lolipop itu seolah-olah itu adalah sebuah kontol yang sangat besar. Aku memasukkan lolipop itu ke dalam tenggorokan ku lalu mengeluarkannya lagi. Aku tahu Jack berusaha keras untuk tidak memandang ke arah ku, pura-pura melihat keluar jendela, tapi aku tidak bodoh.

Tidak lama lagi dia akan sangat ingin merasakan lidah ku dan aku akan senang memberikan itu kepadanya. Aku mulai bisa melihat kontolnya membesar di dalam celananya dan aku tahu dia sedang memikirkan tentang lidah ku yang melingkar di kontolnya itu.

Saat akhirnya kami kembali ke pesta itu tidak ada orang yang memperhatikan kalau aku sudah pergi dan ibu sudah sangat mabuk sehingga tidak memperhatikan apa yang sedang terjadi.

Aku akan memberikan pelajaran pada ayah tiri ku bahwa mengentot sekretarisnya itu adalah perbuatan yang salah, tapi aku punya feeling bahwa dia akan menikmati hukumannya ini.

Aku memberi tahu beberapa teman ku bahwa aku harus pergi dan meminta mereka untuk terus berpesta. Aku menemukan Jack sedang berada di dapur. Aku mendekatinya dan mengarahkan tangan ku ke resleting celananya lalu membukanya dan membiarkan tangan ku untuk mengembara.
Kontolnya yang besar itu mulai berdenyut saat aku menggenggam dan mulai menariknya. Dia tersenyum pada ku dan dari wajahnya aku bisa melihat bahwa dia menikmatinya.

Itu membuat ku jadi sangat terangsang dan jantung ku berdebar-debar saat dia mulai menyentuh ku. Dia membuka celana dalam ku, puting-puting ku jadi mengeras dan memek kecil ku jadi basah. Kemudian dia mulai menjilati memek ku lalu mengentot ku.